Inspirasi Terbaru :
Loading...
  |

Ini Yang Harus Anda Lakukan Jika Ingin Merasakan Kedahsyatan Al Qur'an (Bag. 2)

Lanjutan...
 4. Menghadiri Majlis Qu’an

dengan niat dan tujuan sepenuhnya untuk belajar memahami Al Qur’an. Sebab dalam mempelajari Al Qur’an memiliki permulaan dan Akhiran maka orang yang belajar dengan serius akan mendapati pembukaan dan khataman Al Qur’an. padahal dua keadaan ini adalah kondisi dimana kebaikan dan keberkahan didapat. Rosululloh SAW bersabda :

من شَهِدَ الْقُرْآنَ حين يفتتح فَكَأَنَّمَا شَهِدَ فَتْحًا في سَبِيلِ اللهِ وَمَنْ شَهِدَ خَتْمَهُ حين يُخْتَمُ فَكَأَنَّمَا شَهِدَ الْغَنَائِمَ حين تُقْسَمُ

Artinya : Barang siapa yang menyaksikan Al Qur’an saat pembukaan (pelajari) maka seakan-akan ia telah menyaksikan sebuah kemenangan dalam jihad fisabilillah, dan barang siapa menyaksikan Al qur’an saat penutupan maka seakan-akan ia menyaksikan ghanimah (harta rampasan perang) sedang dibagi-bagi. (HR Ad Darimi)

5. mendengarkan Al Qur’an

Diantara bentuk keistimewaan Al Qur’an adalah berpahala apabila mendengar ayat Al Qur’an dibaca melalui kaset atau alat pemutar suara lainnya, yaitu sebatas mendengarkan suara Al Quran yang diputar melalui music player tanpa menyengaja untuk mendengarkannya. ini perbuatan terpuji yang Alloh SWT memuji hal tersebut, Alloh berfirman :

 ﴾وَإِذَا سَمِعُواْ مَا أُنزِلَ إِلَى الرَّسُولِ تَرَى أَعْيُنَهُمْ تَفِيضُ مِنَ الدَّمْعِ مِمَّا عَرَفُواْ مِنَ الْحَقِّ يَقُولُونَ رَبَّنَا آمَنَّا فَاكْتُبْنَا مَعَ الشَّاهِدِينَ﴿ 

Artinya : Dan apabila mereka mendengarkan apa yang diturunkan kepada Rasul (Muhammad), kamu lihat mata mereka mencucurkan air mata disebabkan kebenaran (Al Quran) yang telah mereka ketahui (dari kitab-kitab mereka sendiri); seraya berkata: "Ya Tuhan kami, kami telah beriman, maka catatlah kami bersama orang-orang yang menjadi saksi (atas kebenaran Al Quran dan kenabian Muhammad s.a.w.) (QS Al Maidah : 83)

6. Sengaja Mendengarkan Al Quran

Yaitu mendengarkan dengan penuh perhatian, bersungguh-sungguh untuk menyimak ayat yang sedang didengarkannya. dan memang inilah yang diperintahkan kepada kita apabila mendengarkan Al Qur’an tidak sekedar mendengarkannya. tetapi dengar dan perhatikan baik-baik. Alloh Berfirman :

﴾ وَإِذَا قُرِىءَ الْقُرْآنُ فَاسْتَمِعُواْ لَهُ وَأَنصِتُواْ لَعَلَّكُمْ تُرْحَمُونَ ﴿

Artinya : Dan apabila dibacakan Al Quran, maka dengarkanlah baik-baik, dan perhatikanlah dengan tenang agar kamu mendapat rahmat. (QS Al A’rof: 204)

Dan Rosululloh SAW bersabda :

عن أنس-رضي الله عنه- قال: قال رسول الله- صلى الله عليه وسلم- : (من استمع إلى آية من كتاب الله كانت له حسنة مضاعفة، ومن تعلَّمَ آيةً من كتاب الله كانت له نورا يوم القيامة

Dari Anas Rodhiyallohu anh, berkata Rosululloh SAW bersabda : “Barang siapa mendengarkan ayat Al Qur’an maka baginya kebaikan yang berlipat, dan barang siapa belajar satu ayat dari Al Qur’an maka baginya cahaya pada hari qiamat. (Musnad Ahmad bin Hanbal)

عن أبي هُرَيْرَةَ أَنَّ رَسُولَ اللهِ - صلى الله عليه وسلم- قال: ( مَنِ اسْتَمَعَ إلى آيَةٍ من كِتَابِ اللَّهِ تَعَالَى كتب له حَسَنَةٌ مُضَاعَفَةٌ ، وَمَنْ تَلاَهَا كانت له نُوراً يوم الْقِيَامَةِ

Dan dari Abu Hurairoh Rosululloh SAW bersabda : “Barang siapa mendengarkan ayat Al Qur’an yang dibaca maka dicatat baginya kebaikan yang berlipat-lipat, dan barang siapa membacanya maka ia menjadi cahaya pada hari kiamat. (HR At Tirmidzi)

7. Inshot (diam) saat mendengar Al Qur’an
Diantara bentuk interaksi dengan Al Qur’an adalah mendengarkan Al Qur’an, makna mendengarkan dengan menggunakan kalimat al inshot-anshit yang berarti diam adalah bukan sekedar diam namun kondisi diam dengan membatasi fikiran untuk focus pada apa yang didengarkannya saja tanpa melakukan aktifitas lainnya. Seperti yang terdapa pada ayat berikut ini :

﴾ وَإِذَا قُرِىءَ الْقُرْآنُ فَاسْتَمِعُواْ لَهُ وَأَنصِتُواْ لَعَلَّكُمْ تُرْحَمُونَ ﴿

Artinya : Dan apabila dibacakan Al Quran, maka dengarkanlah baik-baik, dan perhatikanlah dengan tenang agar kamu mendapat rahmat. (QS Al A’rof: 204)
Sebagaimana yang telah diriwayatkan oleh Ibnu ‘Abbas tentang tafsir ayat diatas bahwa : Dahulu jika kami mendengar ayat al qur’an yang berbunyi “Wahai orang-orang yang beriman” kami mendengarkan dan memperhatikan sehingga kami faham isi seruannya berupa larangan atau kewajiban.



Baca Juga Artikel ini:

Belum ada tanggapan untuk "Ini Yang Harus Anda Lakukan Jika Ingin Merasakan Kedahsyatan Al Qur'an (Bag. 2)"

Posting Komentar