Inspirasi Terbaru :
Loading...
  |

Seri ke 5 Adab Makan

Pendahuluan
Makanan merupakan nikmat Alloh SWT. Yang besar. Banyak ayat Al Quran yang mengajak kita untuk mentadaburi dan memahami akan nikmat makan, sebagai bukti kekuasaan Alloh dan mendorong kita untuk pandai mensyukusrinya.
Maka hendaklah manusia itu memperhatikan makanannya. Sesungguhnya Kami benar-benar telah mencurahkan air (dari langit), Kemudian Kami belah bumi dengan sebaik-baiknya, Lalu Kami tumbuhkan biji-bijian di bumi itu, Anggur dan sayur-sayuran, Zaitun dan kurma, Kebun-kebun (yang) lebat, Dan buah-buahan serta rumput-rumputan, Untuk kesenanganmu dan untuk binatang-binatang ternakmu. (QS Abasa 24-32)

Sayyidina ‘Ali pernah berkata : Sebutlah nama Tuhanmu atas makanan yang didapat serta jangan berlebihan dalam menggunakannya, sungguh itu merupakan sebagian dari nikmat-nikmat Alloh yang banyak. Maka wajib bagimu untuk bersyukur dan memuji Alloh Ta’alaa. Dan perbaikilah hubungan dengan dzat pemberi nikmat sebelum nikmat itu sirna dari kita. Sebab, makanan itu akan habis dan menjadi saksi atas apa yang kita lakukan dengannya didunia.

Dan sesungguhnya perbedaan antara orang kafir dan muslim adalah jika orang kafir mereka makan bertujuan hanya untuk memenuhi kebutuhan hidup dan nafsunya saja, sedangkan orang muslim makan sebagai sarana menambah kekuatan dalam beribadah kepada Alloh serta sarana memperbanyak amal sholih.

“Hai Rasul-rasul, makanlah dari makanan yang baik-baik, dan kerjakanlah amal yang saleh. Sesungguhnya aku Maha mengetahui apa yang kamu kerjakan. (QS Al Mukminun :51)
Berikut ini beberapa adab islami dalam makan

1. Mencuci tangan sebelum dan sesudah makan, Dari salman Al farisi bahwa Rosululloh bersabda : Berkahnya makanan adalah yang dimulai dan diakhiri dengan wudlu (bersuci) (HR At Tirmidzi)

2. Membaca basmalah dan niatkan karena Alloh

بسم الله الرحمن الرحيم، نويت التقوي على طاعة الله تعالى، اللهم بارك لنا في ما رزقتنا، وقنا عذاب النار

“Dengan Nama Alloh yang maha pemurah lagi maha penyayang, saya niat makan untuk menambah kekuatan dalam rangka taat kepada Alloh. Ya Alloh berkahilah kami atas apa yang telah Engkau Berikan kepada kami, dan peliharalah kami dari Api neraka”.

عن عائشة ا قالت: قال رسول الله: إذا أكل أحدكم فليذكر اسم الله تعالى، فإذا نسي أن يذكر الله تعالى في أوله فليقل: بسم الله أوله وآخره). رواه أبو داود(

Dari Aisyah berkata : Rosululloh bersabda : Jika salah seorang diantaramu makan maka sebutlah nama Alloh, dan jika lupa maka ucapkanlah :

بسم الله أوله وآخره

Dengan Nama Alloh di Awal dan diakhir aku makan (HR Abu Dawud)

3. Makanlah makanan yang halal dan thoyyib, jauhilah makanan haram baik secara zatnya maupun haram cara mendapatkannya.

Maka makanlah yang halal lagi baik dari rezki yang telah diberikan Allah kepadamu; dan syukurilah nikmat Allah, jika kamu hanya kepada-Nya saja menyembah. (QS An Nahl : 114.)

Dari Ka’ab bin Ajroh bahwasannya Rosululloh bersabda : “Setiap daging yang tumbuh dari makanan yang haram, maka neraka lebih pantas untuknya” (HR At Tirmidzi)

4. Makanlah makanan yang bersih, dan jangan makan makanan yang tidak terbungkus rapat, dan jika berupa buah-buahan maka cucilah sampai bersih.

5. Makan menggunakan tangan kanan dan Sunnahnya dengan menggunakan tiga jari

6. Mengambil makanan yang paling dekat jaraknya, tidak menjulurkan tangan mengambil makanan yang ada dihadapan orang lain

يا غلام، سمّ الله تعالى، وكل بيمينك، وكل مما يليك) متفق عليه

Dari Umar bin Abi salamah bahwasannya Rosululloh bersabda : Wahai anak kecil, sebutlah nama Alloh, makanlah dengan tangan kanan, dan makanlah yang ada didepanmu. (Muttafaqun ‘alaih)

7. Memperkecil ukuran suapan dan mengunyahnya sampai lembut, dan tidak mengunyah lagi sebelum selesai dan ditelan.

8. Hindari meniup air yang panas, serta tidak makan makanan yang terlalu panas atau dingin.

9. Tidak mendekatkan mulut kewadah makanan atau piring, agar sisa makanan yang dari mulut tidak jatuh ke dalam wadah tersebut.

10. Duduklah dengan baik, hindari makan sambil bersandar, miring, berdiri, tiduran maupun sambil jalan.

عن وهب بن عبدالله قال: قال رسول الله: لا آكل متكئا رواه البخاري

Dari Wahab bin Abdulloh berkata, Rosululloh bersabda : Aku tidak makan sambil bersandar” (HR Al Bukhori)

11. Dilarang mencela makanan, sebab makanan merupakan nikmat Alloh

عن أبي هريرة قال: ما عاب رسول الله طعاما قط، إن اشتهاه أكله، وإن كرهه تركه. متفق عليه

Dari Abu Hurairah berkata : Rosululloh tidak pernah mencela makanan sama sekali, jika suka, maka beliau makan dan jika tidak suka ia tinggalkan tanpa mencela. (Muttafaqun ‘Alaih)

12. Tidak membuang makanan meskipun hanya sedikit, dan menjaganya sekalipun sangat halus, dan tidak sembarangan membuang makanan yang tersisa.

عن جابر أن رسول الله أمر بلعق الأصابع والصّحفة، وقال:" إنكم لا تدرون في أي طعامكم البركة" رواه مسلم

Dari Jabir bahwasanya Rosululloh menyuruh menjilat jari-jemari dan piring, beliau berkata : Sesungguhnya kalian tidak tau dibagian mana berkah makanan itu berada”. (HR Muslim)

13. Tidak berlebihan saat makan, melebihi ukuran lambung, karena perut yang kenyang akan memupus kecerdasan dan mendatangkan penyakit.

“Hai anak Adam, pakailah pakaianmu yang indah di Setiap (memasuki) mesjid, Makan dan minumlah, dan janganlah berlebih-lebihan. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berlebih-lebihan.” (QS Al A’rof :31)

14. Hindari bermegah-megahan dengan beraneka macam menu makanan, dan tidak memamerkan dihadapan orang miskin karena akan menyakitinya. Selain itu, hal ini menyerupai sifat orang kafir yang tidak mengenal dunia kecuali kesenangan dan kepuasan syahwat.

Sesungguhnya Allah memasukkan orang-orang mukmin dan beramal saleh ke dalam jannah yang mengalir di bawahnya sungai-sungai. dan orang-orang kafir bersenang-senang (di dunia) dan mereka Makan seperti makannya binatang. dan Jahannam adalah tempat tinggal mereka. (QS Muhammad :12)

وعن عمرو بن شعيب عن أبيه عن جده قال: قال رسول الله: كل واشرب، والبس وتصدّق في غير سرف ولا مخيلة) رواه أبو داود

Dari Amru bin Syuaib dari bapaknya dari kakeknya berkata, Rosululloh bersabda : Makan dan minumlah! Berpakaian dan bersedekalah dengan tanpa berlebihan dan sombong. (HR Abu Dawud)

15. Tidak makan sambil tertawa terbahak-bahak, bercanda, mengolok-olok orang lain, ghibah dan yang semisalnya

16. Jangan tidur setelah makan, mandi atau melakukan aktifitas yang menguras energi maupun otak.

عن عائشة ا قالت: قال رسول الله: أذيبوا طعامكم بذكر الله والصلاة، ولا تناموا عليه فتقسوا له قلوبك )رواه ابن السني

Dari Aisyah berkata, Rosululloh bersabda : iringilah makanan kalian dengan dzikir dan sholat, dan janganlah tidur setelah makan karena akan membuat hatimu keras. (HR Ibnu Sina)

17. Jangan makan menggunakan peralatan yang terbuat dari emas, sebab haram hukumnya

18. Hindari mendahului orang yang lebih tua, lebih alim dan memiliki kehormatan saat makan bersama mereka

19. Jangan memisahkan diri saat makan bersama jika masih ada tempat kosong, sebab makan bersama lebih banyak berkahnya dan menumbuhkan kebersamaan

وعن وحشي بن حرب أن أصحاب رسول الله قالوا: يا رسول الله، إنا نأكل ولا نشبع. قال: فلعلكم تفترقون؟ قالوا: نعم. قال: فاجتمعوا على طعامكم واذكروا اسم الله يبارك لكم فيه. رواه أبو داود

Dari Wahsyi bin Harb, bahwa Para sahabat bertanya : wahai Rosulalloh, apa sebabnya jika kami makan tidak merasa kenyang? Beliau menjawab ; Mungkin kalian sendiri-sendiri? Sahabat berkata : betul. Nabi bersabda : Berkumpullah dan sebutlah nama Alloh, niscaya Alloh melimpahkan berkahnya kepada kalian disitu. (HR Abu Dawud)

20. Membaca hamdalah dan bersyukur atas nikmat makanan yang telah diberikan

عن أبي سعيد الخدري أن رسول الله كان إذا فرغ من طعامه قال: الحمد لله الذي أطعمنا وسقانا وجعلنا مسلمين رواه أبو داود والترمذي
Dari Abu Sa’id Al Khudriy bahwa Rosululloh SAW jika selesai makan membaca : yang artinya : segala puji bagi Alloh yang telah memberikan makanan, dan minuman kepada kami dan menjadikan kami orang-orang yang berserah diri (HR Abu Dawud)



Baca Juga Artikel ini:

Belum ada tanggapan untuk "Seri ke 5 Adab Makan "

Posting Komentar